<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>MASKUMAMBANG, SMA NEGERI 5 KEDIRI, MOJOROTO, KEDIRI, SINAU</title>
	<atom:link href="http://supiturang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://supiturang.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Sep 2008 13:44:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='supiturang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>MASKUMAMBANG, SMA NEGERI 5 KEDIRI, MOJOROTO, KEDIRI, SINAU</title>
		<link>http://supiturang.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://supiturang.wordpress.com/osd.xml" title="MASKUMAMBANG, SMA NEGERI 5 KEDIRI, MOJOROTO, KEDIRI, SINAU" />
	<atom:link rel='hub' href='http://supiturang.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Juha, Teman &#8211; KOE!</title>
		<link>http://supiturang.wordpress.com/2008/09/17/juha-teman-koe/</link>
		<comments>http://supiturang.wordpress.com/2008/09/17/juha-teman-koe/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 13:44:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>supiturang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supiturang.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Kuta, Suatu Ketika www.TPGImages / Sabtu, 6 September 2008 &#124; 16:34 WIB oleh agung Kerlap-kerlip bintang di angkasa Bali mengawasi Juha yang sedang tenggelam oleh buih alkohol di jalanan pantai Kuta. Bulan telah tenggelam entah di angkasa mana, setelah lima hari lewat dari purnama raya, tiga tahun lalu. Ah, sekali sekala, enak juga merasai hidup [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=34&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;">Kuta, Suatu Ketika</div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/09/06/163732p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/06/16340764/kuta.suatu.ketika#">www.TPGImages</a></div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/06/16340764/kuta.suatu.ketika" target="_blank">/</a></div>
<div style="padding:0;"></div>
</div>
<div class="tanggal">Sabtu, 6 September 2008 | 16:34 WIB</div>
<p>oleh <strong>agung</strong></p>
<p>Kerlap-kerlip bintang di angkasa Bali mengawasi Juha yang sedang tenggelam oleh buih alkohol di jalanan pantai Kuta. Bulan telah tenggelam entah di angkasa mana, setelah lima hari lewat dari purnama raya, tiga tahun lalu.<span id="more-34"></span></p>
<p>Ah, sekali sekala, enak juga merasai hidup seperti hippies, pikir Juha. Lepas dari urusan kantor, lepas dari urusan rumahtangga, dan lepas dari suasana kota Jakarta yang menghimpitnya selama bertahun-tahun.</p>
<p>Tak apa juga jika ada yang menyebutnya sebagai hippies nanggung, atau dalam bahasa Remy Silado disebutnya sebagai hippies Melayu. Paling-paling selinting ganja dan bir, zonder sex. Juha tak mau ambil risiko dengan sex bebas seperti yang dipuja oleh kaum hippies yang mencapai puncak kejayaannya di tahun 70-an.</p>
<p>Apalagi ini Kuta, muara dari gemerlapnya dunia hedonis, termasuk penyakit kelamin. Dan harus diakui, kendati telah berkeras ingin menghapus segala bayang-bayang tentang rumah, toh wajah cintanya, Kokom, kadang berkelebat di awang-awang Kuta yang eksotis.</p>
<p>Kuta, jangan-jangan inilah kota kecamatan teramai di seluruh Kabupaten Badung, Bali, bahkan di seluruh Indonesia. Pada peta Bali, Kuta termasuk wilayah Kabupaten Badung. Atau secara geografis berada di Bali Selatan. Berjarak 10 km atau 15 menit jika berkendara dari kota Denpasar/Badung, 15 km dari kota Sanur, 7 km dari kota Nusa Dua, 3 km dari kota Seminyak, 2 km dari kota Legian, serta 4 km dari Kerobokan.</p>
<p>Pantai, kesenian, ritus agama, dan adat istiadat penduduk setempat, adalah eksotika yang mengundang orang betah berlama-lama di Kuta. Dan sebagaimana mestinya terjadi, semua yang dibutuhkan oleh pengunjung pun muncul. Warung makan, toko pakaian, guide, tukang pijat, hotel, tempat hiburan, money changer, dan penjaja cinta, semua tumbuh bertebaran di Kuta.</p>
<p>Sejak sore Juha berada di sana. Ia susuri Jalan Legian, Jalan Kartika Plaza, Jalan Pantai Kuta, sebelum akhirnya terdampar di Pasar Senggol yang berada di Jalan Sadewa untuk mengisi perut secara murah meriah.</p>
<p>Setelah merasa telah bertenaga dengan santapan bebek goreng di Pasar Senggol, Juha akhirnya berketetapan untuk langsung menuju pub Peanut, sebuah pub yang santun karena di dalamnya terdiri dari turis lokal dan asing yang mapan secara mental dan ekonomi. Kernanya, sekalipun berbotol-botol minuman ditenggak, tak ada satu pun huru-hara terjadi di tempat ini.</p>
<p>Juha pilih duduk di pojok. Sambil menenggak Corona, kakinya turut bergerak-gerak mengikuti beat musik disco. Tak jauh darinya, seorang perempuan bertubuh tambun yang memperkenalkan dirinya sebagai turis dari Inggris duduk sendiri sambil minum wine bikinan Australia.</p>
<p>Mulutnya yang ceriwis segera menyebut beberapa tempat wisata yang sudah dikunjunginya selama sepekan tinggal di Bali. Tenganan, Trunyan, Sanur, Tanah Lot, Ubud, dan Pasar Sukawati. Lalu ia pun bilang, sebelum sampai di Pub Peanut, ia sempat dinner di Warung Made.</p>
<p>Jenny&#8211;nama perempuan itu&#8211; belum lagi selesai dengan ceritanya, mendadak muncul pemuda pribumi yang langsung mengajaknya pergi.</p>
<p>Juha sendiri lagi, cuma ditemani rokok dan bir. Dari pojok pub ia saksikan orang-orang yang datang dan pergi. Lalu ia saksikan pula beberapa pasangan yang asyik masyuk berpagutan dalam keremangan sinar lampu pub.</p>
<p>Beberapa cewek Jepang yang ditemani pasangannya&#8211;pemuda-pemuda pribumi berkulit gelap&#8211; dengan bendera-bendera partai bergambar binatang bertanduk yang dililitkan menyerupai kain pantai, masuk dan langsung menuju lantai dansa.</p>
<p>Mereka berjingkrak-jingkrak tanpa beban. Karena merasa gerakannya tak bebas, seorang dari cewek Jepang itu mulai melepas bendera partai dari pinggangnya. Dan dengan gerakan yang sensual, ia ubah bendera partai itu menjadi selendang untuk merenggut leher pasangannya ke dalam pelukan.</p>
<p>Ah, untunglah ini terjadi di Kuta. Kendati sebagian besar warganya adalah simpatisan partai yang benderanya kini dibuat &#8220;main-main&#8221;, tapi mereka tak marah-marah. Sebab mereka tahu, usia kecintaan mereka terhadap partai sejajar lurus dengan kepercayaan mereka terhadap wakil-wakil mereka yang jadi anggota dewan maupun yang duduk di pemerintahan. Ketika kepercayaan mereka terhadap wakil-wakil mereka hilang, maka tamatlah sudah riwayat sebuah partai beserta lambang dan benderanya.</p>
<p>Tapi turis, sekali lagi turis, adalah masa lalu, masa kini, dan masa depan warga Kuta. Kernanya, mereka amat faham bagaimana memperlakukan para turis. Menjaga kenyamanan turis, adalah sama dengan menjaga penghidupan mereka.</p>
<p>Matre? Tidak juga. Harga diri, tradisi, leluhur, dan kepercayaan, bagi mereka lebih penting dibela mati-matian ketimbang hanya selembar kain yang kebetulan bergambar lambang partai.</p>
<p>Juha yang kini sendiri, mulai gelisah. Reaksi alkohol mulai membuat kerongkongannya serasa tercekat.</p>
<p>&#8220;<em>Would you like anything to drink</em>?&#8221; Seorang waitres bule yang rupanya menangkap gelagat buruk pada diri tamunya, menghampiri Juha.</p>
<p>&#8220;<em>Yes, please. I&#8217;ll have orange juice</em>,&#8221; ucap Juha sekenanya. Dalam situasi goyah mental dan fisik akibat alkohol, selalu saja orange juice yang dipesannya. Entah naluri, mitos, atau memang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya secara scientific, bahwa orange juice mampu meredakan pengaruh alkohol. Entahlah.</p>
<p>Akhirnya Juha tahu diri. Ia tak ingin merepotkan orang lain karena hilang kesadarannya oleh alkohol. Setelah orange juice tandas dalam sekali hirup, setelah ia membayar minumannya, ia pun melangkah ke luar pub.</p>
<p>Juha berharap, udara segar di jalanan Kuta akan mengembalikan kesadarannya secara penuh. Juha pun kemudian berjalan sambil mereka-reka arah menuju pantai.</p>
<p>Baru sepuluh langkah, mata Juha menangkap seorang lelaki tengah baya bejalan sempoyongan. Mendadak muncul hasratnya untuk menolong lelaki yang berjalan beberapa langkah di depannya. Juha pikir, pastilah lelaki itu senasib dengan dirinya. Syarafnya tengah dikuasai alkohol.</p>
<p>&#8220;Siapa kamu?!&#8221; Lelaki tengah baya itu menghardik sambil bercuriga.<br />
&#8220;Tak penting siapa saya, kalau mau saya tolong, mari saya tolong.&#8221;</p>
<p>Lelaki itu mundur dua tindak, dan setelahnya ia pun meneliti dengan seksama sekujur tubuh Juha. Setelah ia mendapatkan semacam kesimpulan, bahwa orang yang menawarkan pertolongan kepadanya adalah dari jenis manusia baik-baik, lelaki tengah baya itu pun terbahak.</p>
<p>&#8220;Sesama pemabuk harus saling tolong menolong,&#8221; kata lelaki tengah baya yang mengaku bernama Aji itu sambil masih terbahak-bahak.</p>
<p>&#8220;Anda tahu, situasi macam apa yang diidam-idamkan oleh seorang peminum macam saya?&#8221;<br />
Juha menggeleng.</p>
<p>&#8220;Adalah ketika mendapatkan seorang kawan sesama peminum yang baik hati macam Anda,&#8221; lanjut lelaki asal Jakarta yang juga mengaku sedang membuang kesumpekan hati di Bali.</p>
<p>&#8220;Itu artinya, kita, terutama saya, akan merasa aman. Sebab ada kamu, Ju, yang siap menolong jika ada apa-apa dengan saya.&#8221;<br />
&#8220;Pak Aji mabuk berat. Lebih baik saya antar ke penginapan.&#8221;<br />
&#8220;Pak? Tolong jangan panggil saya pak. Saya lebih suka dipanggil dengan sebutan Bung. Sebab apa? Sebab saya adalah satu di antara empat orang di negeri ini yang berhak menyandang sebutan Bung!&#8221;</p>
<p>Juha cuma melongo mendengar Aji yang terus meracau.</p>
<p>&#8220;Dengar, Ju. empat orang yang berhak menyandang sebutan Bung adalah: Satu, Bung Karno. Dua, Bung Hatta. Tiga, Bung Tomo. Dan Empat, adalah Bung Aji!&#8221;</p>
<p>Kini gantian Juha yang tertawa keras-keras.</p>
<p>&#8220;Tolong, jangan tertawa. Aku serius, Ju.&#8221;</p>
<p>Juha yang masih menyisakan kewarasan di otaknya untuk menghargai orang yang lebih tua, segera merem ketawanya hingga kerongkongannya tersedak.<br />
&#8220;Kamu tahu, Ju? Dulu ada ketua partai paling besar di negeri ini yang meminta dirinya dipanggil Bung. Tapi apa akhirnya? Karena dia tak berhak menyandang sebutan itu, kembali orang-orang memanggilnya dengan sebutan Pak. Tapi aku, Ju. Kamu boleh datang ke rumahku di Jakarta sana. Tanyalah pada orang-orang yang kamu temui sejak mulut gang menuju rumahku, mereka akan segera menunjuk dengan tepat, di mana alamat rumah si bung ini berada.&#8221;<br />
&#8220;Okelah. Tapi sekarang Bung Aji rasanya sudah mabuk berat. Saya antar ke penginapan, Bung.&#8221;<br />
&#8220;Sekali lagi kau bilang aku mabuk, putuslah perkawanan kita yang baru berlangsung beberapa menit ini.&#8221;</p>
<p>Ah, sensitif benar si Bung ini, pikir Juha.</p>
<p>&#8220;Aku tidak mabuk, Ju. Begitu juga kamu. Kita hanya lari dari kota yang dihuni oleh para pemabuk. Ya, Jakarta terlalu banyak dihuni oleh para pemabuk.&#8221;</p>
<p>Juha tak menjawab pernyataan si Bung. Ia biarkan si Bung terus berceloteh. Barangkali, lewat celotehannya itulah si Bung segera akan mendapatkan kesadarannya kembali.</p>
<p>&#8220;Lihatlah mereka yang ada di gedung parlemen, mereka yang berkantor di gedung-gedung pemerintah, mereka yang berkantor di jalan-jalan utama Jakarta, tidakkah mereka terdiri dari para pemabuk?&#8221;<br />
&#8220;Mabuk harta, mabuk kekuasaan, jabatan&#8230;&#8221;<br />
&#8220;Ha ha ha, cerdas juga kamu, Ju.&#8221;<br />
&#8220;Saya kan tidak mabuk, Bung.&#8221;<br />
&#8220;Ha ha ha&#8230;&#8221;</p>
<p>Langkah kaki mereka akhirnya terhenti, ketika debur ombak pantai Kuta sudah di depan mata. Ratusan orang dari berbagai belahan dunia ada di sana untuk menikmati romantisme Kuta yang bertabur gemintang.</p>
<p>&#8220;Lihatlah Ju, orang-orang yang senasib dengan kita. Mereka aku kira juga pelarian seperti kita. Mereka lari dari rumah karena tak mau dijajah terus menerus oleh orang tuanya. Lari dari sekolah, karena sekolah ternyata tak bisa menjawab persoalan hidup mereka. Lari dari tempat-tempat ibadah, karena di sana mereka tak menemukan kedamian hidup. Lari dari omong kosong pemimpin-pemimpin mereka. Eh, omong-omong kamu sendiri lari dari apa, Ju?&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya tidak lari dari apa atau siapa, Bung. Saya sekedar kepingin jalan-jalan di sini, sendiri. Kemudian ketemu, Bung. Kalau Bung, lari dari apa?&#8221;<br />
&#8220;Kan sudah kamu jawab tadi, Ju. Aku lari dari para pemabuk kota Jakarta.&#8221;<br />
&#8220;Lalu anak-anak dan istri Bung di Jakarta?&#8221;<br />
&#8220;Aku memilih untuk tak beristri. Cukuplah aku saja yang menderita karena dikepung oleh pemabuk-pemabuk sejati kota Jakarta. Tidak istriku dan tidak pula anak-anakku. Karenanya aku putuskan untuk melajang seumur hidupku.&#8221;</p>
<p>Saat fajar menjelang, tampak di kejauhan seorang perempuan berlari mendekati dua lelaki yang telah kehilangan kata-kata di tepian pantai Kuta itu.</p>
<p>&#8220;Cilaka, Ju. Kita harus segera berpisah. Jangan lupa, mampir ke penginapanku,&#8221; ujar Aji, bergegas meninggalkan Juha.</p>
<p>&#8220;Hei bangsat, tunggu!&#8221; Suara keras perempuan yang tadi terlihat di cakrawala, memecahkan fajar.<br />
&#8220;Hei, kamu temannya? Kamu pasti tahu di mana alamat lelaki bangsat itu!&#8221; Perempuan itu masih meradang setelah berada di hadapan Juha.</p>
<p>&#8220;Kamu siapa?&#8221;<br />
&#8220;Aku? Aku perempuan sial yang telah dibuntinginya!&#8221;<br />
&#8220;O&#8230;&#8221;<br />
&#8220;Tahu tidak ke mana dia akan pergi?&#8221;<br />
Juha menggeleng.</p>
<p>Setelah meludah ke arah Juha, perempuan itu kembali mengejar si Bung.</p>
<p>Semula Juha hendak mendamprat perempuan yang telah menghinanya itu. Tapi demi menyaksikan adegan kejar-kejaran antara perempuan yang meludahinya dengan si Bung, tertawalah Juha.</p>
<p>Juha menggumam, &#8220;Si Bung kini benar-benar jadi pelari sejati.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/supiturang.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/supiturang.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supiturang.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supiturang.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supiturang.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supiturang.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supiturang.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supiturang.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supiturang.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supiturang.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supiturang.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supiturang.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supiturang.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supiturang.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supiturang.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supiturang.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=34&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supiturang.wordpress.com/2008/09/17/juha-teman-koe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/025742c6504779065f0c8080179e22cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supiturang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/09/06/163732p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Nasib Si Horoskop!</title>
		<link>http://supiturang.wordpress.com/2008/09/17/nasib-si-horoskop/</link>
		<comments>http://supiturang.wordpress.com/2008/09/17/nasib-si-horoskop/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 13:35:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>supiturang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anda Perlu Tahu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supiturang.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Hukuman Mati untuk si Tukang Sihir www.TPGImages / Senin, 15 September 2008 &#124; 22:04 WIB RIYADH, SENIN&#8211;Seorang ulama senior Arab Saudi telah mengatakan penyetor horoskop di televisi Arab mesti diganjar hukuman mati, demikian laporan satu surat kabar Ahad, beberapa hari setelah seorang ulama lain mendesak nasib yang sama bagi pemilik saluran televisi yang menyiarkan tayangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=32&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;">Hukuman Mati untuk si Tukang Sihir</div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/09/15/220351p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/15/22042576/hukuman.mati.untuk.si.tukang.sihir.#">www.TPGImages</a></div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/15/22042576/hukuman.mati.untuk.si.tukang.sihir." target="_blank">/</a></div>
<div style="padding:0;"></div>
</div>
<div class="tanggal">Senin, 15 September 2008 | 22:04 WIB</div>
<p><strong>RIYADH, SENIN</strong>&#8211;Seorang ulama senior Arab Saudi telah mengatakan penyetor horoskop di televisi Arab mesti diganjar hukuman mati, demikian laporan satu surat kabar Ahad, beberapa hari setelah seorang ulama lain mendesak nasib yang sama bagi pemilik saluran televisi yang menyiarkan tayangan tidak seronok tersebut.<span id="more-32"></span></p>
<p>&#8220;Tukang sihir yang tampil di saluran televisi satelit yang terbukti sebagai tukang ramal telah melakukan kejahatan besar &#8230; dan konsensus Muslim ialah hukuman bagi orang kafir adalah kematian dengan dipancung,&#8221; kata Sheikh Saleh Al-Fozan kepada harian Al-Madina.</p>
<p>&#8220;Mereka yang menyediakan tayangan ini boleh dimakamkan sebagai orang Muslim saat mereka meninggal,&#8221; kata ulama kenamaan Arab Saudi tersebut.</p>
<p>Beberapa ratus saluran televisi satelit Arab yang telah bermunculan dalam beberapa tahun belakangan mengkhususkan diri dalam ramalan bintang dan saran lain kepada pemirsa mereka mengenai cara menyelesaikan masalah yang dipandang oleh tokoh agama sebagai perbuatan tukang tenung.</p>
<p>Dalam kapasistas mereka sebagai hakim, para ulama ajaran keras Islam di Arab Saudi seringkali menjatuhkan hukuman mati bagi tukang sihir.</p>
<p>Al-Fozan, anggota Dewan Tinggi Ulama, menanggapi silang-pendapat yang dipicu oleh seorang anggota Dewan, Sheikh Saleh Al-Lohaidan, yang pekan lalu mengatakan bahwa pemilik tayangan TV Arab mesti diadili dan menghadapi hukuman mati karena sebagian tayangan mereka.</p>
<p>Al-Lohaidan, yang adalah pemimpin Pengadilan Syari’ah di Arab Saudi, mengatakan kepada radio Saudi, &#8220;Saya ingin menyarankan para pemilik saluran televisi ini yang menayangkan ketidak-seronokan dan ketidak-sopanan dan memperingatkan mereka mengenai berbagai konsekuensi &#8230; Mereka dapat menghadapi kematian melalui proses pengadilan.&#8221;</p>
<p>Ia merujuk kepada tayangan komedi dan opera sabun yang diudarakan selama  bulan puasa Ramadhan, saat umat Muslim mestinya memusatkan perhatian pada Allah. Banyak pengeritik mengatakan Ramadhan telah menjadi pesta pora makanan dan konsumsi televisi segera setelah puasa berakhir saat matahari terbenam.</p>
<p>Al-Lohaidan tampil di televisi resmi Arab Saudi, Sabtu malam, untuk menjelaskan pernyataannya, dan mengatakan ia tak menyarankan pemilik televisi mesti dibunuh tanpa proses pengadilan. &#8220;Tak seorang pun mesti berpendapat bahwa saya akan tergesa-gesa menghakimi, sebagaimana telah diduga secara keliru, dan mengatakan saya telah memutuskan bahwa pemilik televisi satelit mesti dibunuh,&#8221; kata Al-Lohaidan dalam pernyataan yang disiarkan di laman Internet Islam pada Ahad. Ia menambahkan pengadilan dapat menjatuhkan hukuman mati. Al-Fozan mengatakan pemilik saluran hiburan mesti dibuang tapi ia tak menyarankan hukuman mati buat mereka.</p>
<p>Opera sabun Turki yang sangat terkenal di Arab Saudi dan negara lain Arab tahun ini menyulut gelombang kemarahan di kalangan masyarakat Arab Saudi, yang khawatir terhadap penyebaran budaya sekuler di negara sekutu utama AS itu.</p>
<p>Penasehat pemerintah urusan agama Mufti Besar Sheikh Abdelaziz Ash-Sheikh mengatakan pada Juli berdasarkan agama Islam, tak diperkenankan untuk menyaksikan serial Turki tersebut.</p>
<p>Kebanyakan pemilik saluran televisi hiburan Arab, termasuk MBC, ART, Orbit, Rotana dan LBC, adalah keluarga kerajaan Arab Saudi dan pengusaha yang memiliki hubungan erat dengan mereka.</p>
<p>Sebagian anggota penting keluarga kerajaan Arab Saudi, yang khawatir terhadap citra negeri itu di mata masyarakat internasional, telah mendorong pembaruan liberal, sementara tokoh agama khawatir terhadap rencana untuk membatasi pengaruh mereka di negara penghasil terbesar minyak dunia tersebut.(ANTARA/Reuters)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/supiturang.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/supiturang.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supiturang.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supiturang.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supiturang.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supiturang.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supiturang.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supiturang.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supiturang.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supiturang.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supiturang.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supiturang.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supiturang.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supiturang.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supiturang.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supiturang.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=32&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supiturang.wordpress.com/2008/09/17/nasib-si-horoskop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/025742c6504779065f0c8080179e22cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supiturang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/09/15/220351p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ini Kompilasi Album Music metal terbaik&#8230; tawuran para Ahli! Simak&#8230;</title>
		<link>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/ini-kompilasi-album-music-metal-terbaik-tawuran-para-ahli-simak/</link>
		<comments>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/ini-kompilasi-album-music-metal-terbaik-tawuran-para-ahli-simak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 11:50:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>supiturang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anda Perlu Tahu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supiturang.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[País: Varios. Género: Black/ Death/ Doom/ Industrial/ Metalcore/ Nu/ Thrash Metal. Tracklist: 01. The Dagger Howard Jones (KILLSWITCH ENGAGE) &#8211; vocals Robert Flynn (MACHINE HEAD) &#8211; rhythm guitar, vocals Jordan Whelan (STILL REMAINS) &#8211; rhythm guitar Jeff Waters (ANNIHILATOR) &#8211; solo Christian Olde Wolbers (FEAR FACTORY) &#8211; bass Andols Herrick (ex-CHIMAIRA) &#8211; drums 02. The [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=30&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="/DOCUME~1/Owner/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /><span style="color:#ff6600;"><strong> País: Varios.</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Género: Black/ Death/ Doom/ Industrial/ Metalcore/ Nu/ Thrash Metal.</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><a href="http://supiturang.files.wordpress.com/2008/05/roadrunnerunited.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-31" src="http://supiturang.files.wordpress.com/2008/05/roadrunnerunited.jpg?w=96&#038;h=96" alt="" width="96" height="96" /></a><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Tracklist:</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;"> 01. The Dagger</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Howard Jones (KILLSWITCH ENGAGE) &#8211; vocals Robert Flynn (MACHINE HEAD) &#8211; rhythm guitar, vocals Jordan Whelan (STILL REMAINS) &#8211; rhythm guitar Jeff Waters (ANNIHILATOR) &#8211; solo Christian Olde Wolbers (FEAR FACTORY) &#8211; bass Andols Herrick (ex-CHIMAIRA) &#8211; drums</strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;"> </span></strong><span id="more-30"></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">02. The Enemy</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Mark Hunter (CHIMAIRA) &#8211; vocals  Dino Cazares (FEAR FACTORY) &#8211; rhythm guitar </strong></span><span style="color:#ff6600;"><strong>Andreas Kisser (SEPULTURA) &#8211; solo, acoustic guitar Paul Gray (SLIPKNOT) &#8211; bass Roy Mayorga (ex-SOULFLY, MEDICATION)- drums</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">03. Annihilation by the Hands of God</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Glen Benton (DEICIDE) &#8211; vocals Matt DeVries (CHIMAIRA) &#8211; rhythm guitar Rob Barrett (CANNIBAL CORPSE, ex-MALEVOLENT CREATION) &#8211; rhythm guitar James Murphy (ex-TESTAMENT, DEATH, OBITUARY)- solo Steve DiGiorgio (EX- TESTAMENT, SADUS, DEATH) &#8211; fretless bass Joey Jordison (SLIPKNOT) &#8211; drums</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">04. In the Fire</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>King Diamond (KING DIAMOND, MERCYFUL FATE)- vocals Matthew K. Heafy (TRIVIUM)- lead, rhythm and acoustic guitars Cory Beaulieu (TRIVIUM) &#8211; lead and rhythm guitars Mike D&#8217;Antonio (KILLSWITCH ENGAGE) &#8211; bass Dave Chavarri (ILL NINO) &#8211; drums</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">05. The End</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Matthew K. Heafy (TRIVIUM) &#8211; vocals, lead guitar Dino Cazares (FEAR FACTORY) &#8211; rhythm guitar Nadja Peulen (ex-COAL CHAMBER) &#8211; bassRoy Mayorga (ex-SOULFLY, MEDICATION) &#8211; drums Logan Mader (ex-MACHINE HEAD, SOULFLY) &#8211; melodic guitar harmonics Rhys Fulber (FRONT LINE ASSEMBLY) &#8211; keyboards, programming.</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">06. Tired &#8216;N Lonely</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Keith Caputo (LIFE OF AGONY) &#8211; vocals, piano Matt Baumbach (ex-VISION OF DISORDER) &#8211; rhythm guitar Tommy Niemeyer (GRUNTRUCK) &#8211; rhythm guitar Acey Slade (MURDERDOLLS, TRASHLIGHT VISION) &#8211; rhythm guitar James Root (SLIPKNOT) &#8211; solo, harmony guitar Joey Jordison (SLIPKNOT) &#8211; drums, bass.</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">07. Independent (Voice of the Voiceless)</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Max Cavalera (SOULFLY, ex-SEPULTURA) &#8211; vocals Robert Flynn (MACHINE HEAD) &#8211; rhythm guitar, 3-part guitar harmonies, keyboards Jordan Whelan (STILL REMAINS) &#8211; rhythm guitarJeff Waters (ANNIHILATOR) &#8211; solo Christian Olde Wolbers (FEAR FACTORY) &#8211; bass Andols Herrick (ex-CHIMAIRA) &#8211; drums.</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">08. Dawn of a Golden Age</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Dani Filth (CRADLE OF FILTH) &#8211; vocals Matthew K. Heafy (TRIVIUM) &#8211; lead and rhythm guitars Justin Hagberg (3 INCHES OF BLOOD) &#8211; rhythm guitars Sean Malone (ex-CYNIC) &#8211; bass Mike Smith (SUFFOCATION) &#8211; drums</strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc66;"> </span></strong><br />
<strong><span style="color:#ffcc66;">09. The Rich Man</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Corey Taylor (SLIPKNOT, STONE SOUR) &#8211; vocals Robert Flynn (MACHINE HEAD) &#8211; rhythm guitar, keyboards Jordan Whelan (STILL REMAINS) &#8211; rhythm guitar Christian Olde Wolbers (FEAR FACTORY) &#8211; bass Andols Herrick (ex-CHIMAIRA) &#8211; drums</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc66;">10. No Way Out</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Daryl Palumbo (GLASSJAW, HEAD AUTOMATICA) &#8211; vocals Matt Baumbach (ex-VISION OF DISORDER) &#8211; guitar, bass Joey Jordison (SLIPKNOT) &#8211; drums, bass Junkie XL &#8211; programming, synths</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">11. Baptized in the Redemption</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Dez Fafara (DEVILDRIVER, ex-COAL CHAMBER) &#8211; vocals Dino Cazares (FEAR FACTORY) &#8211; rhythm guitarAndreas Kisser (SEPULTURA) &#8211; solo, wah wah guitar Paul Gray (SLIPKNOT) &#8211; bass Roy Mayorga (ex-SOULFLY, MEDICATION) &#8211; drums</strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;"> </span></strong><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">12. Roads</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Mikael Åkerfeldt (OPETH) &#8211; vocals Josh Silver (TYPE O NEGATIVE) &#8211; keyboards, backing vocals</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">13. Blood &amp; Flames</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Jesse David Leach (SEEMLESS, ex-KILLSWITCH ENGAGE) &#8211; vocals Matthew K. Heafy (TRIVIUM) &#8211; lead, rhythm and acoustic guitars, vocals Josh Rand (STONE SOUR) &#8211; rhythm guitars Mike D&#8217;Antonio (KILLSWITCH ENGAGE) &#8211; bass Johnny Kelly (TYPE O NEGATIVE) &#8211; drums</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">14. Enemy of the State</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Peter Steele (TYPE O NEGATIVE) &#8211; vocals, keyboards Steve Holt (36 CRAZYFISTS) &#8211; rhythm, acoustic and slide guitar Dave Pybus (CRADLE OF FILTH) &#8211; bass Joey Jordison (SLIPKNOT) &#8211; drums Josh Silver (TYPE O NEGATIVE) &#8211; keyboards, samples</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">15. I Don&#8217;t Wanna Be (A Superhero)</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Michale Graves (ex-MISFITS) &#8211; vocals Matthew K. Heafy (TRIVIUM) &#8211; lead and rhythm guitars Justin Hagberg (3 INCHES OF BLOOD) &#8211; rhythm guitars Mike D&#8217;Antonio (KILLSWITCH ENGAGE) &#8211; bass Dave Chavarri (ILL NINO) &#8211; drums</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">16. Army of the Sun</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Tim Williams (BLOODSIMPLE, ex-VISION OF DISORDER) &#8211; vocals Robert Flynn (MACHINE HEAD) &#8211; rhythm guitar Jordan Whelan (STILL REMAINS) &#8211; rhythm guitar Christian Olde Wolbers (FEAR FACTORY) &#8211; bass Andols Herrick (ex-CHIMAIRA) &#8211; drums</strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">17. No Mas Control</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Cristian Machado (ILL NINO)- vocals Dino Cazares (FEAR FACTORY) &#8211; rhythm guitar Souren &#8220;Mike&#8221; Sarkisyan (SPINESHANK) &#8211; harmony guitar Andreas Kisser (SEPULTURA) &#8211; harmony solo Marcelo Dias (ex-SOULFLY) &#8211; bass Dave McClain (MACHINE HEAD, ex-SACRED REICH) &#8211; drums</strong></span><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;"> </span></strong><br />
<strong><span style="color:#ffcc33;">18. Constitution Down</span></strong><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong> </strong></span><br />
<span style="color:#ff6600;"><strong>Kyle Thomas (ex-EXHORDER, FLOODGATE) &#8211; vocals Matt DeVries (CHIMAIRA) &#8211; rhythm guitar Rob Barrett (CANNIBAL CORPSE, ex-MALEVOLENT CREATION) &#8211; rhythm guitar, trade-off solo James Murphy (ex-TESTAMENT, DEATH, OBITUARY) &#8211; intro solo Andy La Rocque (KING DIAMOND) &#8211; trade-off solo Steve DiGiorgio (EX- TESTAMENT, SADUS, DEATH) &#8211; fretless bass Joey Jordison (SLIPKNOT) &#8211; drums</strong></span></p>
<p>Dapatnya Di &#8230;.</p>
<p>http://metalhordes.blogspot.com/search/label/Thrash%20Metal</p>
<p>Truss&#8230;</p>
<p>Ke Rapidshare</p>
<p>Sabar aja, downloadnya lambat atau karena speed di Warnet-NYA LEMOT! Ancritt!</p>
<p>coba aja&#8230;</p>
<p>Terakhir, file rar-NYA ada 2&#8230;</p>
<p>Jadi, NAH&#8230;</p>
<p>Laksanakan!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/supiturang.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/supiturang.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supiturang.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supiturang.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supiturang.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supiturang.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supiturang.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supiturang.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supiturang.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supiturang.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supiturang.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supiturang.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supiturang.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supiturang.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supiturang.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supiturang.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=30&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/ini-kompilasi-album-music-metal-terbaik-tawuran-para-ahli-simak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/025742c6504779065f0c8080179e22cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supiturang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supiturang.files.wordpress.com/2008/05/roadrunnerunited.jpg?w=96" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Budaya Baca dan Menulis</title>
		<link>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/budaya-baca-dan-menulis/</link>
		<comments>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/budaya-baca-dan-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 11:04:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>supiturang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supiturang.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang beranggapan bahwa masyarakat bangsa Indonesia rendah dalam hal membaca dan menulis jika di bandingkan dengan Negara lain, terutama Negara maju, Katakanlah jepang. Masyarakat disana tidak akan lepas dari yang namanya aktifitas membaca, karna telah menjadi adat kebiasaan, sama halnya dengan bangsa Indonesia, tapi dengan format yang berbeda. Jadi, Apakah benar masyarakat Indonesia rendah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=28&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang beranggapan bahwa masyarakat bangsa Indonesia rendah dalam hal membaca dan menulis jika di bandingkan dengan Negara lain, terutama Negara maju, Katakanlah jepang. Masyarakat disana tidak akan lepas dari yang namanya aktifitas membaca, karna telah menjadi adat kebiasaan, sama halnya dengan bangsa Indonesia, tapi dengan format yang berbeda. Jadi, Apakah benar masyarakat Indonesia rendah dalam minat membaca dan menulis? <span id="more-28"></span>Menurut saya itu tidak benar. Percaya atau tidak, fakta menyebutkan bahwa masyarakat di negara Indonesia, mempunyai cara membaca dan menulis dengan format berbeda dari Negara lain. yaitu sangat gemar dan mungkin sudah menjadi kebiasaan jika yang ditulis dan dibaca adalah SMS (Short Message Service).</p>
<p>Data riil menyebutkan. Dua tahun yang lalu Presiden SBY pernah memberikan sebuah nomor yang langsung diakses oleh pemerintah pusat(R-1). Nomor tersebut adalah 9949, yang berarti tanggal sembilan, bulan sembilan dan tahun empat puluh sembilan, (tanggal, bulan, dan tahun kelahiran SBY). Tidak lain, nomor tersebut difungsikan sebagai penampung suara-suara rakyat. “Silahkan rakyat menyampaikan keluhan tentang apa saja, nanti akan ditidaklanjuti”, begitulah kurang lebih kata Presiden waktu itu. Dalam tempo waktu dua hari saja, sebanyak 15.300 SMS masuk ke nomor tersebut. Hasilnya, jalur tersebut langsung mengalami kerusakan atau error, setelah beberapa hari resmi di launching. Berdasarkan fakta diatas, jika dihitung sebanyak lebih dari, 7.500 sms setiap hari, Maka selama satu tahun mungkin sudah terkumpul jutaan SMS yang terkirim ke nomor kelahiran SBY tersebut,</p>
<p>Itu hanya sebagian kecil contoh betapa hobinya masyarakat Indonesia dengan kebiasaan membaca dan menulis tersebut, belum lagi setiap menjelang tahun baru, idul fitri, natal, dan hari-hari besar lain, berapa puluh setiap orang mengirimkan SMS kepada teman, hanya sekedar sapa, dan mengucapkan selamat. Bahkan tanpa kita sadari, dalam satu hari minimal rata-rata masyarakat Indonesia menulis dan membaca sms sebanyak 10 kali.</p>
<p>Fakta di atas membuktikan bahwa budaya membaca dan menulis masyarakat Indonesia yang konon sudah mulai punah, Tidak benar. Dapat ditarik kesimpulan bahwa masyarakat Indonesia pada umumnya sangat ‘gila’ terhadap baca-tulis, terutama SMS. Bahkan sudah menjadi hobi atau kebiasaan. Karena memang selain biayanya yang ekonomis, caranya pun praktis. Tinggal pencet-pencet, maka dalam hitungan detik pesan sampai tujuan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/supiturang.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/supiturang.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supiturang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supiturang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supiturang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supiturang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supiturang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supiturang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supiturang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supiturang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supiturang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supiturang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supiturang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supiturang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supiturang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supiturang.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=28&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/budaya-baca-dan-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/025742c6504779065f0c8080179e22cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supiturang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seandainya Aku Seorang Mentri Sosial</title>
		<link>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/seandainya-aku-seorang-mentri-sosial/</link>
		<comments>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/seandainya-aku-seorang-mentri-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 10:54:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>supiturang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Njajal!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supiturang.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Seandainya aku diamanatkan untuk menjadi seorang mentri social. Aku ingin membuat Indonesia ini betul-betul memahami tentang para penyandang keterbatasan fisik. Berapa juta para penyandang keterbatasan fisik di Indonesia ini yang merasa kurang diakui keberadaannya di dalam tanah airnya sendiri. Jalan-jalan besar banyak di buat tetapi sayang dari sekian banyak jalan-jalan besar di Indonesia belum ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=27&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seandainya aku diamanatkan untuk menjadi seorang mentri social. Aku ingin membuat Indonesia ini betul-betul memahami tentang para penyandang keterbatasan fisik. Berapa juta para penyandang keterbatasan fisik di Indonesia ini yang merasa kurang diakui keberadaannya di dalam tanah airnya sendiri.<br />
<span id="more-27"></span><br />
Jalan-jalan besar banyak di buat tetapi sayang dari sekian banyak jalan-jalan besar di Indonesia belum ada trotoar yang accessible untuk penyandang keterbatasan fisik tunadaksa. Kemudian dari sekian ratus ribu gedung-gedung pencakar langit di Indonesia, hampir semua lif yang terdapat di gedung tersebut tombolnya tidak dilengkapi oleh huruf braille. Nah pastinya hal itu sangat menyulitkan para penyandang keterbatasan fisik tunanetra. Dan masih banyak lagi ketidak sadaran pemerintah dalam menyetarakan rakyatnya. Apakah pemerintah tidur. Atau tak mau tahu tentang kesulitan-kesulitan yang dimiliki oleh rakyatnya yang memiliki keterbatasan fisik tersebut.</p>
<p>Kemudian selain fasilitas umum yang kurang accessible di negara ini, pemerintah juga sangat mengabaikan kesejahteraan para penyandang keterbatasan fisik. Sebagai contoh, masih banyak para penyandang keterbatasan fisik yang hidupnya hanya berpangku tangan mencari belas kasihan dari orang lain dengan keterbatasan yang dimilikinya. Sudah jelas hal itu sangat ironis karena terjadi di negeri yang dijuluki Jamrud Khatulistiwa oleh Multatuli di bukunya yang berjudul Max Havelar. Contoh yang lebih spesifik lagi, banyak para penyandang keterbatasan fisik yang sangat kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan, padahal di dalam undang-undang sudah dikatakan bahwa setiap perusahaan harus memiliki paling sedikit 10% karyawan yang memiliki keterbatasan fisik dari keseluruhan karyawan yang normal.</p>
<p>Dilihat dari segi sosial, pemerintah sangat kurang mensosialisasikan tentang para penyandang keterbatasan fisik di negara ini. Apa, bagaimana, dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyan yang timbul di benak masyarakat luas jika bertemu dengan seseorang/sekelompok orang yang memiliki keterbatasan fisik. Contohnya, ketika ada seorang/sekelompok orang tunanetra yang ingin menyebrang jalan besar dan jelas-jelas sudah memegang tongkat putihnya, masih banyak masyarakat yang tidak memiliki kepedulian untuk membantunya menyebrang jalan. Atau mungkin para pengendara kendaraan umum/pribadi yang masih terus saja menginjak kopling kendaraanya dan ragu untuk menginjak pedal remnya daripada memberikan kesempatan seorang tunanetra menyeberang jalan.</p>
<p>Selanjutnya, di zaman yang modern dan penuh dengan kecanggihan teknologi seperti sekarang ini, masih banyak masyarakat yang belum menyadari. Bahwa para penyandang keterbatasan fisik ini mungkin memiliki kelebihan yang tidak dimiliki orang normal. Contohnya para penyandang keterbatasan fisik tunanetra yang selama ini dikenal hanya dengan keahliannya dalam pijat massage dan operator telepon, sudah berhasil menggugah walaupun baru sebahagian masyarakat dengan membuktikan bahwa sekarang ini para tunanetra sudah dapat mengoperasikan komputer atas bantuan dari sebuah software. Software ini berfungsi sebagai pembaca tex yang terdapat di layar komputer. Nah dengan pembuktian seperti itu, para tunanetra sedikit terangkat keeksistensiannya di dalam masyarakat yang masih berfikiran sempit tentang tunanetra.</p>
<p>Selain itu dalam dunia pendidikan, masih banyak diskriminasi yang dialami oleh para penyandang keterbatasan fisik. Contoh kongkritnya, masih banyak sekolah-sekolah umum yang belum bersedia menerima penyandang keterbatasan fisik untuk bersekolah ditempat mereka. Padahal mereka sebenarnya bisa bahkan mampu bersaing dengan orang-orang yang awas (normal) dalam hal pendidikan. Karena yang dipertaruhkan disini adalah kemampuan intelektual yang mereka miliki, Bukan keterbatasan fisik yang menjadi sebuah hambatan. Memang, ada beberapa penyandang keterbatasan fisik yang benar-benar tidak dapat disamakan sekolahnya dengan orang-orang awas pada umumnya. Seperti penyandang keterbatasan fisik tunagrahita (terbelakang mental) pastinya tidak dapat disekolahkan di sekolah umum. Hal ini dikarenakan mereka mempunyai kemampuan berfikir dan daya tangkap yang di bawah rata-rata pada umumnya.</p>
<p>Nah, berdasarkan empat poin yang sudah saya paparkan di atas. Saya akan membenahi keempat poin tersebut dengan sebaik-baiknya. Contohnya pengakuan terhadap persamaan hak bagi para penyandang keterbatasan fisik. Saya akan berusaha semaximal mungkin untuk memberikan apa yang sebenarnya harus mereka miliki. Seperti perbaikan trotoar-trotoar di jalan-jalan besar agar dapat digunakan oleh para penyandang keterbatasan fisik tunadaksa dengan nyaman. Saya juga akan menerapkan lift-lift yang aksesibel bagi tunanetra. Karena seharusnya alat mobilitas tersebut diberikan huruf braille pada bagian tombolnya untuk memudahkan para tunanetra bermobilisasi di sebuah gedung bertingkat.</p>
<p>Kemudian masalah pekerjaan yang sangat sulit dimiliki oleh setiap penyandang keterbatasan fisik. Saya akan menindak tegas setiap perusahaan yang tidak bersedia menerima penyandang keterbatasan fisik untuk berkerja di perusahaannya. Bahkan saya akan meningkatkan kewajiban setiap perusahaan untuk mempekerjakan para penyandang keterbatasan fisik paling sedikitnya 25% dari total keseluruhan pegawainya.</p>
<p>Masala sosialisasi, saya akan melobi semua stasiun televisi untuk sering menayangkan iklan atau berita tentang bagaimana kita sebagai masyarakat umum memperlakukan para penyandang keterbatasan fisik. Bagaimana cara menolong para penyandang keterbatasan fisik ketika mereka sebenarnya membutuhkan pertolongan kita tetapi karena keterbatasan yang mereka miliki seolah-olah mereka tidak membutuhkannya dan seharusnya kita yang selalu mempunyai inisiatif untuk segera menolong mereka. Dan mensosialisasikan bahwa penyandang keterbatasan fisik itu bukan seseorang yang merepotkan atau menyusahkan. Tapi harus disadari oleh masyarakat luas untuk sama-sama saling tolong-menolong sesama umat manusia. Apa lagi mengingat kita ini adalah orang-orang yang terkenal dengan ramah tamahnya, gotong royongnya dan sopan santunnya.</p>
<p>Dalam hal pendidikan saya juga akan mensosialisasikan kepada seluruh sekolah umum di seluruh Indonesia bahwa penyandang keterbatasan fisik itu mempunyai hak yang sama dalam memperoleh hak pendidikan dan pengajaran. Kapanpun dan dimanapun mereka berada. Bagi sekolah umum yang tidak bersedia menerima para penyandang keterbatasan fisik, maka sanksi yang akan diberikan dari pemerintah cukup berat. Seperti, peneguran kepada pihak sekolah sampai pemberhentian kegiatan belajar mengajar di dalam sekolah tersebut. Karena tindakan yang sudah dilakukan oleh pihak sekolah merupakan pelanggaran hak azasi memperoleh pendidikan layak yang dimiliki oleh setiap manusia, tidak terkecuali para penyandang keterbatasan fisik.</p>
<p>Dari beberapa wacana yang telah dipaparkan di atas, jadi sangat kurang bijaklah jika kita sampai saat ini menganggap kemampuan penyandang keterbatasan fisik itu terbatas sesuai dengan keterbatasan fisik yang dimilikinya. Justru mereka menganggap keterbatasan fisik itu sebagai sebuah tantangan bukan sebagai sebuah kendala besar dalam hidup. Timbulah kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh penyandang keterbatasan fisik tersebut yang belum tentu dimiliki juga oleh orang-orang normal. Sekaranglah saatnya kita rubah pola fikir kita tentang para penyandang keterbatasan fisik. Jangan pernah melihat sesuatu dari apa yang menyelimutinya tetapi lihat segala sesuatu itu dari apa yang diselimutinya. Karena sesuatu yang kita anggap tidak sempurna bisa saja memiliki kesempurnaan yang belum pernah kita ketahui sebelumnya. Bahkan mungkin saja kesempurnaan yang kita miliki belum tentu sebanding dengan kesempurnaan yang mereka miliki.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/supiturang.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/supiturang.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supiturang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supiturang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supiturang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supiturang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supiturang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supiturang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supiturang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supiturang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supiturang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supiturang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supiturang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supiturang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supiturang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supiturang.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=27&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/seandainya-aku-seorang-mentri-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/025742c6504779065f0c8080179e22cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supiturang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku ra ndukung DIA, Tapi seng merangi Ahmadiyah! Dhammputt!</title>
		<link>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/aku-ra-ndukung-dia-tapi-seng-merangi-ahmadiyah-dhammputt/</link>
		<comments>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/aku-ra-ndukung-dia-tapi-seng-merangi-ahmadiyah-dhammputt/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 10:48:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>supiturang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anda Perlu Tahu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supiturang.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Anak saya yang bernama Indah masih trauma pasca pembakaran masjid dan perusakan madrasah pada Senin dini hari. Bahkan, anak saya tidak mau makan dan sejak tadi pagi menangis terus-menerus,&#8221; tutur salah seorang warga Ahmadiyah, Eman Sulaiman (62) yang mengisahkan kondisi anaknya yang baru berumur 8 tahun itu. Tekanan mental dan traumatis yang dialami si kecil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=26&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Anak saya yang bernama Indah masih trauma pasca pembakaran masjid dan perusakan madrasah pada Senin dini hari.<br />
<span id="more-26"></span><br />
Bahkan, anak saya tidak mau makan dan sejak tadi pagi menangis terus-menerus,&#8221; tutur salah seorang warga Ahmadiyah, Eman Sulaiman (62) yang mengisahkan kondisi anaknya yang baru berumur 8 tahun itu.</p>
<p>Tekanan mental dan traumatis yang dialami si kecil Indah itu terkait dengan kesaksiannya atas kejadian perusakan dan pembakaran masjid dan madrasah Al Furqon milik jemaat Ahmadiyah di Desa Parakan Salak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin dini hari (28/4) oleh ratusan massa.</p>
<p>Indah yang masih polos itu harus melihat dengan mata kepala sendiri keberingasan massa, di tengah tidurnya yang lelap tengah malam itu.</p>
<p>Namun, Indah tidak sendiri menderita tekanan mental itu. Banyak para Ahmadi (sebutan pengikut Ahmadiyah) dari berbagai usia juga mengalaminya, bahkan banyak keluarga harus kehilangan harta miliknya.</p>
<p>Selain peristiwa di Sukabumi itu, beberapa kasus aksi kekerasan terhadap para Ahmadi ini di antaranya di Cianjur, Jawa Barat (Maret 1984), Garut, Jawa Barat (1988), Kerinci, Jambi (1989), dan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (2002), di Kabupaten Kuningan (Juli 2005), dan di Kabupaten Cianjur lagi (September 2005) dan kasus Parung, Bogor pada 9 dan 15 Juli 2005 di kampus Mubarok yang sekaligus menjadi kantor Jemaat Ahmadiyah Islam (JAI).</p>
<p>Ahmadiyah menjadi sasaran kecaman dan amuk karena dianggap mengajarkan teologi menyimpang dari ajaran pokok atau akidah Islam &#8220;mainstream&#8221;.</p>
<p>Ahmadiyah yang didirikan Mirza Ghulam Ahmad dari anak benua India itu, disebutkan memiliki pokok penyimpangan pada status kenabian yang dilekatkan sang pendirinya.</p>
<p>&#8220;Kenabian Muhammad SAW sebagai nabi terakhir dan penutup para nabi adalah ajaran pokok Islam. Apabila ada ajaran bahwa ada nabi sesudah Nabi Muhammad, itu menyimpang,&#8221; kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma`ruf Amin.</p>
<p>Namun sayangnya, perihal Ahmadiyah ini disorot secara umum. Padahal sesungguhnya dalam Ahmadiyah terdapat dua aliran besar, yang berguna bagi pendekatan Muslim &#8220;mainstream&#8221; untuk meluruskan ajarannya.</p>
<p>Mengacu hasil penelitian Rudy Harisyah Alam dari Balai Litbang Departemen Agama, yang disampaikan 22 Desember 2005, ada sejumlah perbedaan mendasar menyangkut ajaran Ahmadiyah yang dipahami aliran Qadian &#8212; di Indonesia diwakili Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) &#8212; dan aliran Lahore diwakili Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI).</p>
<p>Pemahaman Muhammad SAW sebagai &#8220;khatam al-nabiyyin&#8221;, di kalangan Qadian, diartikan ia adalah nabi terbesar, namun bukan nabi terakhir penutup para nabi. Nabi tanpa syariat dapat muncul sesudah Nabi Muhammad, dan itu merujuk Mirza Ghulam Ahmad yang merupakan seorang nabi, sekaligus al Masih yang dijanjikan serta al Mahdi bagi umat Islam.</p>
<p>Aliran Qadian juga menyatakan setelah Nabi Muhammad, wahyu nubuwah (kenabian) terus berlanjut. Wahyu yang diterima Mirza Ghulam Ahmad adalah wahyu nubuwah.</p>
<p>Dengan demikian, keyakinan terhadap misi kenabian Mirza Ghulam Ahmad menjadi prasyarat untuk menjadi Muslim. Siapa pun yang tidak mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi, ia adalah kafir.</p>
<p>Soal penafsiran terhadap nama &#8220;Ahmad&#8221; yang muncul di dalam al-Quran surah al-Shaff (61:6), yang berisi ramalan Isa ibn Maryam tentang akan datangnya seorang utusan sesudahnya yang bernama &#8220;Ahmad&#8221;, paham Qadian menyatakan ramalan Nabi Isa itu bukan mengacu pada Nabi Muhammad, tetapi kepada Mirza Ghulam Ahmad.</p>
<p>Kemudian bagi Ahmadi Qadian, tidak diperbolehkan salat di belakang imam seorang yang tidak mengakui klaim Mirza Ghulam Ahmad, serta dilarang mengadakan hubungan perkawinan dengan orang non Ahmadi.</p>
<p>Berbeda dengan aliran Qadian yang menjadi mayoritas di kalangan Ahmadi, paham aliran Lahore memiliki ajaran lebih dekat dan terbuka terhadap paham kaum Muslim pada umumnya.</p>
<p>Pandangan ajaran pokok Lahore menegaskan Muhammad SAW adalah &#8220;khataman al nabiyyin&#8221;, yang berarti ia adalah nabi terbesar, sekaligus nabi terakhir penutup para nabi. Tidak ada nabi, baik lama maupun baru, yang akan muncul sesudah Nabi Muhammad.</p>
<p>Soal penafsiran terhadap nama &#8220;Ahmad&#8221; yang muncul di dalam al-Quran surah al-Shaff (61:6), yang berisi ramalan Isa ibn Maryam tentang akan datangnya seorang utusan sesudahnya yang bernama Ahmad, kelompok Lahore berpendapat bahwa Ahmad yang dimaksud adalah Nabi Muhammad, karena dua nama itu merujuk ke orang sama. Pendapat ini sama dengan mayoritas Muslim.</p>
<p>Paham Lahore juga menyatakan siapa pun yang menyatakan keimanan dengan kalimat syahadat adalah seorang Muslim, bukan kafir. Keyakinan terhadap kedatangan Mirza Ghulam Ahmad sebagai mujadid bukan prasyarat menjadi Muslim, tetapi penerimaan terhadap dirinya demi kepentingan cara memajukan Islam.</p>
<p>Bagi Ahmadi Lahore, diperbolehkan untuk melaksanakan salat di belakang imam seorang Muslim manapun sepanjang ia tidak mengkafirkan Muslim lainnya. Juga memiliki hubungan perkawinan dengan orang non Ahmadi diperbolehkan.</p>
<p>Paham Lahore yang tetap mencirikan sebagai ajaran Ahmadiyah adalah tetap berpegang pada ajaran Mirza Ghulam Ahmad, walau ia ditegaskan bukan seorang Nabi, melainkan seorang pembaharu (mujjadid), sekaligus al-Masih yang dijanjikan serta al-Mahdi bagi umat Islam.</p>
<p>Demikian pula, Ahmadi Lahore yang di Indonesia berpusat di Yogyakarta dengan nama organisasi Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI) ini mengakui setelah Nabi Muhammad, wahyu nubuwah telah berhenti.</p>
<p>Tetapi wahyu wilayah (kepemimpinan) terus berlanjut. Wahyu yang diterima Mirza Ghulam Ahmad adalah wahyu wilayah, bukan wahyu nubuwah.</p>
<p>Sementara itu menyangkut keyakinan kitab suci, kedua aliran itu tetap menyatakan al Qur`an al Karim adalah risalah syariah terakhir bagi dunia.</p>
<p>&#8220;Tadzkirah&#8221; yang sering disebut penentangnya sebagai kitab suci, hanyalah kumpulan karya Mirza Ghulam yang mereka gunakan sebagai pegangan biasa Ahmadi, dan bukan kitab suci kedua.</p>
<p><strong>Bukan Kekerasan</strong></p>
<p>Sejak awal kehadirannya di Indonesia, Ahmadiyah sudah mendapat tentangan dari kalangan Muslim yang di Indonesia mayoritas Sunni. Namun, betapapun sengitnya reaksi terhadap Ahmadiyah pada waktu itu, ketidaksetujuan itu tidak diwujudkan dalam tindak kekerasan, tetapi dalam bentuk perdebatan dan diskusi.</p>
<p>Rudy Harisyah Alam mengemukakan contoh, pada tahun 1926 di Padang, tokoh Muhammadiyah Abdullah Ahmad dan Haji Abdul Karim, mengkritik pandangan Ahmadiyah bahwa Nabi Isa telah wafat dan tak mungkin turun ke dunia lagi.</p>
<p>Kemudian Haji Abdul Karim Amrulah secara khusus menyusun buku berjudul &#8220;al-Qawl al-Shahih&#8221;, yang membahas soal pengertian nabi, rasul, wahyu, dan Nabi Muhammad adalah rasul penghabisan.</p>
<p>Pada tahun 1925, di Tapaktuan (Aceh), Muhammad Isa dan Ahmad Syukur, murid Abdul Karim Amrullah, menyanggah paham Ahmadiyah melalui pengajian-pengajian.</p>
<p>Sedangkan pada tahun 1933 di Bandung (Jawa Barat), Ahmad Hassan dari Persatuan Islam banyak melakukan debat terbuka untuk mengkritik paham Ahmadiyah.</p>
<p>Tindak kekerasan sebagai ekspresi ketidaksetujuan terhadap ajaran keislaman versi Ahmadiyah, khususnya aliran Qadian, memang baru bermunculan pada era 1980-an, setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang paham Ahmadiyah Qadian &#8220;di luar Islam, sesat, dan menyesatkan&#8221; melalui Musyawarah Nasional ke-2 yang ber langsung di Jakarta, 26 Mei &#8211; 1 Juni 1980.</p>
<p>Padahal seharusnya Muslim kini mencontoh reaksi Muslim terdahulu, yang mengedepankan dialog dengan kalangan Ahmadi sebagai upaya meluruskan ajarannya.</p>
<p>&#8220;Dialog persuasif itu merupakan cara terbaik agar pengikut Ahmadiya kembali ke jalan yang benar. Di lapangan, tidak mudah membubarkan sebuah keyakinan. Tidak bisa seperti membalik telapak tangan. Boleh ada pembubaran secara legal formal, tetapi secara kultural keyakinan itu boleh jadi tetap hidup,&#8221; kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, M Din Syamsuddin.</p>
<p>Din tak lupa mengingatkan, ormas dan lembaga Islam lebih baik meningkatkan dakwah mereka untuk meyakinkan masyarakat yang mengaku Islam tetapi mempraktikkan akidah menyimpang untuk kembali ke jalan yg benar.</p>
<p>Karena diakuinya bahwa maraknya ajararan-ajaran menyimpang terjadi karena dakwah Islamiyah belum merata dan mendalam.</p>
<p>Selain itu yang harus diwaspadai, mengutip pernyataan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, H Amien Rais, jangan pernah ada kekerasan atas nama Islam terhadap Ahmadiyah. &#8220;Orang-orang Ahmadiyah juga anak bangsa, anak cucu adam, bisa sakit bisa senang, jadi jangan pernah ada kekerasan atas nama Islam. Jika ada yang merusak, menghajar dan menghancurkan gedung Ahmadiyah, maka orang-orang yang merusak itu adalah zalim,&#8221; kata Amin Rais menegaskan.(*)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/supiturang.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/supiturang.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supiturang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supiturang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supiturang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supiturang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supiturang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supiturang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supiturang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supiturang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supiturang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supiturang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supiturang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supiturang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supiturang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supiturang.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=26&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/aku-ra-ndukung-dia-tapi-seng-merangi-ahmadiyah-dhammputt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/025742c6504779065f0c8080179e22cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supiturang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BELAJAR PADA PENGAMEN</title>
		<link>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/belajar-pada-pengamen/</link>
		<comments>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/belajar-pada-pengamen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 10:45:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>supiturang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supiturang.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Perjalananku kali ini memberiku makna yang sangat berarti, sungguh ini adalah pengalaman yang sangat berharga buat diriku&#8230;..&#8221;Belajar dari seorang pengamen&#8221; itulah yang aku dapat. Sosok pengamen jalanan yang selalu dipandang sinis dan seakan terhina dari profesi. Hidup yang cukup keras mereka lakukan demi suatu harapan yang sangat ia dambakan&#8230; Satu pengalaman yang akan saya ceritakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=25&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://supiturang.files.wordpress.com/2008/05/njajal_10.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-11" src="http://supiturang.files.wordpress.com/2008/05/njajal_10.jpg?w=200&#038;h=224" alt="Nemen Puooll!" width="200" height="224" /></a>Perjalananku kali ini memberiku makna yang sangat berarti, sungguh ini adalah pengalaman yang sangat berharga buat diriku&#8230;..&#8221;Belajar dari seorang pengamen&#8221; <span id="more-25"></span>itulah yang aku dapat. Sosok pengamen jalanan yang selalu dipandang sinis dan seakan terhina dari profesi. Hidup yang cukup keras mereka lakukan demi suatu harapan yang sangat ia dambakan&#8230;<br />
Satu pengalaman yang akan saya ceritakan mungkin akan meberikan pembelajaran buat kita semua. Berawal disebuah terminal ibu kota, ketika aku duduk bersandar pada bangku terminal, saat itu terdengar dengan jelas lantunan suara pengamen menyanyikan sebuah lagu ibu lagu dari seorang bintang &#8220;Iwan Fals&#8221; Dengan suara sederhanaya pengamen itu telah membuatku melamun jauh tetang seorang sosok ibu yang aku cintai dan aku kagumi. Tak terasa lagu itu telah membuatku meneteskan air mata.. ah..betapa cengengnya aku..tapi sungguh itu adalah naluri ku yang begitu menyayangi sesosok ibu yang telah memberiku berjuta kasih sayang walaupun dalam kesederhanaan.<br />
Tanpa kusadari pengamen itu telah berada disampingku. Sapaan yang begitu sopan dari seorang pengamen telah membuatku sadar dalam lamunanku. &#8221; Maaf mas kenapa mas meneteskan air mata..? apa ada yang membuat mas sedih ? aku langsung menjawab &#8221; oh ..tidak saya cuma terbawa sedih oleh lagu yang anda nyanyikan. Spotan pengamen itu tertawa seakan tanpa beban&#8230;sambil mengucapkan kata ibu berulang &#8211; ulang &#8221; Ibu..Ibu&#8230;ibu..Kata yang tak akan hilang dari seorang anak, yah itulah ibu mas..Mas boleh meneteskan air mata untuk seorang ibu..tapi seorang ibu tidak ingin melihat anak nya selalu meneteskan air mata&#8230;aku sangat terperanjat begitu dalam kata &#8211; kata yang terucap dari seorang pengamen&#8230;akhirnya aku banyak berbicara dengan seorang pengamen itu..aku tak canggung lagi dengan gaya bahasanya yang sedikit sompral..Kuberanikan aku menyinggung seorang ibu dalam percakapanku&#8230;Mas apakah mas juga mempunyai seorang ibu..? Ibu.. yah saya masih mempunyai ibu ibu yang memberiku kasih tulus walau dalam kemiskinan&#8230;ia lah orang yang paling aku kagumi&#8230;walaupun saya hanya seorang pengamen ia akan selalu tersenyum dan tersenyum dan dari mulutnya ia akan selalu berdoa dan berdoa untuk saya&#8230;hidup saya memang miskin dengan seorang ibu yang membesarkan saya tanpa seorang bapak, bapak meninggal saat saya berusia 2 tahun.. saya memang anak tunggal dan ibu tidak ingin menikah lagi karena ibu sangat menyintai saya&#8230;dengan kasih tulusnya saya tumbuh dan tumbuh walaupun sampai detik ini saya belum bisa membahagiakannya tapi dia tetap tersenyum dengan doa2 nya&#8230;ah..sudahlah mas pokonya tak habis membicarakan figur seorang yang aku cintai&#8230;Dengan lagak cueknya ia mengalihkan pembicaraan &#8230;Mas jam sudah menunjukan pukul 12.30&#8230;kita sudah melalaikan beberapa menit untuk mendekatkan pada yang diatas&#8230;aku terperanjat dengan apa yang dikatakanya kepadaku &#8230;seakan &#8211; akan ia mengingatkan sesuatu kewajiban yang sering kali aku tinggal kan&#8230;dengan sedikit malu akhirnya aku mengikuti dia kesebuah Musholla kecil didekat wc umum&#8230;oh betapa bodohnya aku, betapa sombongnya aku, ooh maafkan aku Tuhan&#8230;, Terima kasih kau kirim orang yang sangat sederhana yang telah membukakan pintu hatiku kembali&#8230;untuk mendekatkan kepadamu&#8230;., kujabat erat tangan sahabat baruku..terima kasih kawan kau telah meberiku sinar, sinar yang selama ini padam kini kembali menyala&#8230; &#8221; SELAMAT BERJUANG SAHABATKU SEMOGGA KEBAHAGIAN DAN HARAPANMU TERCAPAI, TINGKAH POLAHMU TAK AKAN PERNAH KULUPA, DARIMU KUDAPATKAN CAHAYA, CAHAYA YANG AKAN MENERANGI JALANKU&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/supiturang.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/supiturang.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supiturang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supiturang.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supiturang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supiturang.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supiturang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supiturang.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supiturang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supiturang.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supiturang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supiturang.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supiturang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supiturang.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supiturang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supiturang.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=25&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/08/belajar-pada-pengamen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/025742c6504779065f0c8080179e22cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supiturang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://supiturang.files.wordpress.com/2008/05/njajal_10.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Nemen Puooll!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penduduk Pulau Lesbos Gugat Istilah Lesbian</title>
		<link>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/04/penduduk-pulau-lesbos-gugat-istilah-lesbian/</link>
		<comments>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/04/penduduk-pulau-lesbos-gugat-istilah-lesbian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 May 2008 05:26:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>supiturang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anda Perlu Tahu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://supiturang.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Penduduk Pulau Lesbos Gugat Istilah Lesbian GETTY IMAGES Dewi Sappho Minggu, 4 Mei 2008 &#124; 11:32 WIB JAKARTA, MINGGU - Jika Anda membuka peta dunia, di sisi timur Yunani Anda akan menemukan sebuah pulau bernama Pulau Lesbos. Pulau ini merupakan pulau terbesar ketiga di Yunani dengan luas sekitar 1.630 kilometer persegi. Tahukah Anda, selama bertahun-tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=24&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;">Penduduk Pulau Lesbos Gugat Istilah Lesbian</div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/05/04/094028p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/04/11322267/penduduk.pulau.lesbos.gugat.istilah.lesbian#">GETTY IMAGES</a></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">Dewi Sappho</div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div style="padding:0;"></div>
</div>
<div class="tanggal">Minggu, 4 Mei 2008 | 11:32 WIB</div>
<p><strong>JAKARTA, MINGGU </strong>- Jika Anda membuka peta dunia, di sisi timur Yunani Anda akan menemukan sebuah pulau bernama Pulau Lesbos. Pulau ini merupakan pulau terbesar ketiga di Yunani dengan luas sekitar 1.630 kilometer persegi. Tahukah Anda, selama bertahun-tahun penduduk pulau ini sangat tertekan dengan penggunaan kata lesbian yang berarti orientasi seksual sejenis untuk kaum perempuan.<br />
<span id="more-24"></span><br />
Situs berita<a href="http://bbc.co.uk/"> BBC</a> mewartakan, Kamis (1/4), baru-baru ini penduduk Pulau Lesbos menggugat ke pengadilan setempat untuk menghentikan sebuah organisasi gay menggunakan istilah lesbian. Jika gugatan ini berhasil, penduduk pulau itu akan menantang dunia untuk menghapus kata lesbian sebagai pengertian orientasi seksual sejenis.</p>
<p>Perjuangan ini pastinya tidak mudah. Yang menjadi masalah adalah siapa yang berhak menyebut diri mereka lesbian. Wanita gay, atau 100.000 penduduk pulau nomor tiga terbesar di Yunani itu &#8211; ditambah 250.000 warga Lesbos yang hidup di luar pulau itu?</p>
<p>Tokoh masyarakat Pula Lesbos yang menjadi ujung tombak kasus ini, Dimitris Lambrou, mengungkapkan, arti kata lesbian saat ini melanggar hak azazi para penduduk pulau, dan mempermalukan mereka di mata dunia. Hal ini sangat mengganggu kehidupan sehari-hari warga Pulau Lesbos.</p>
<p><strong>Ingin perintah pelarangan</strong></p>
<p>Dalam dokumen pengadilan, penggugat menyatakan pemerintah Yunani sangat malu dengan arti kata lesbian yang umum sehingga mengganti nama Pulau Lesbos menjadi Mytilini, nama ibukota pulau tersebut.</p>
<p>Tanggal persidangan awal sudah ditetapkan. Penduduk Pulau Lesbos sangat berharap para hakim berani mengeluarkan larangan kepada Masyarakat Homoseksual dan Lesbian Yunani memakai kata lesbian dan memerintahkan organisasi itu untuk mengganti namanya.</p>
<p>Istilah lesbian bermula dari kisah dewi dan penyair dalam mitologi Yunani, Sappho, warga asli Pulau Lesbos. Sappho mengutarakan rasa cintanya kepada wanita-wanita lain dalam puisi yang ditulis pada abad 7 sebelum masehi.</p>
<p>Tetapi menurut Lambrou, penelitian baru mengungkapkan bahwa Sappho memiliki keluarga, dan mengambil nyawanya sendiri karena masalah cinta terkait seorang pria.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/supiturang.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/supiturang.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/supiturang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/supiturang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/supiturang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/supiturang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/supiturang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/supiturang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/supiturang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/supiturang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/supiturang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/supiturang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/supiturang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/supiturang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/supiturang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/supiturang.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=supiturang.wordpress.com&amp;blog=3635945&amp;post=24&amp;subd=supiturang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://supiturang.wordpress.com/2008/05/04/penduduk-pulau-lesbos-gugat-istilah-lesbian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/025742c6504779065f0c8080179e22cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">supiturang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/05/04/094028p.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
